Resume Kuliah 3 Perilaku Konsumen

Aditya Setiadi

Departemen Geofisika dan Meteorologi

Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015

Department of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology

Bogor Agricultural University IPB

 

Dosen:

Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc

Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. MD Djamaluddin, MSc

Ir. Retnaningsih, MS

 

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia

ilkom

 

Catatan Kuliah Kedua

Konsep diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya yang meliputi kesehatan fisiknya, karakteristik lainnya seperti kekuatan, kejujurn, dan rasa humor dalam kaitannya dengan yang lain bahkan diperluas meliputi kepemilikn barang-barang tertentu dan hasil karyanya.

empat teori konsep diri :

  1. self-appraisal : perilaku yang diterima masyarakat atau ditolak masyarakat
  2. reflected appraisal : seseorang menerima penghargaan dari orang lain
  3. social comparison : konsep diri seseorang tergantung bagaimana dia memandang dirinya dalam kaitannya dengan orang lain.
  4. biased scanning : bagaimana pandangan seseorang terhadap dirinya

atribut konsep diri

  1. dimensi isi : penampilan fisik dengan kepribadian
  2. nilai positif atau negatif : kepercayaan diri
  3. intensitas, stabilitas, dan akurasi

keempat dimensi tersebut dapat dijelaskan berikut ini :

  1. actual self-concept : konsumen akan menggunakan produk yang memiliki citra merek yang sama dengan citra diri yang dimilikinya
  2. ideal self-concept : sikap positif seseorang terhadap dirinya sendiri
  3. private self-concept : menggambarkan bagaimana saya melihat diri saya yang sebenarnya atau bagaimana saya ingin menjadi seseorang dengan karakter atau sifat tersebut
  4. social self-concept : pandangan masyarakat atau orang lain terhadap diri seseorang atau keinginan seseorang mengenai bagaimana seharusnya masyarakat atau orang lain melihat dirinya.

konsep diri sering dibagi ke dalam lima kategori

  1. the actual self : bagaimana seseorang mengerti secara langsung tentang dirinya
  2. the ideal self : bagaimana seseorang mengerti akan keinginan dirinya
  3. the social self : bagaimana perhatian seseorang untuk berkeyakinan dapat mengerti orang lain
  4. the ideal social self : bagaimana seseorang menginginkan orang lain untuk melihatnya
  5. the expected self : bagaimana seseorang menjelaskan keinginannya untuk melakukan sesuatu

extended self atau symbolic interactionism dimensi ini memberikan penjelasan bahwa pilihan produk tidak hanya dipengaruhi oleh citra diri. pilihan produk juga akan mempengaruhi citra diri konsumen.

the person as artwork : agar peran yang dimainkanya dapat diakui oleh orang lain, maka ia akan memoles penampilan fisiknya yang sesuai dengan peran orang tersebut. ia akan menjadi sebuah karya seni, yaitu sebuah sensory stimulus kepada orang-orang lain yang bertujuan untuk menimbulkan respon yang disukai.

Resume Kuliah 2 Perilaku Konsumen

Aditya Setiadi

Departemen Geofisika dan Meteorologi

Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015

Department of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology

Bogor Agricultural University IPB

 

Dosen:

Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc

Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. MD Djamaluddin, MSc

Ir. Retnaningsih, MS

 

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia

ilkom

 

Catatan Kuliah Kedua

Saya Aditya Setiadi mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.  Pada hari Senin, 8 September 2014 saya mengikuti kuliah Perilaku Konsumen sebagai SC untuk kedua kalinya. Kuliah untuk pertemuan kedua disampaikan oleh Dosen Ir. Retnaningsih, MS.

kepribadian

kuliah kali ini bertema tentang kepribadian. kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. kepribadian menunjukan karakteristik yang terdalam pada diri manusia yang merupakan gabungan dari banyak faktor yang unik. karakteristik individu telah terbentuk sejak masa kecil dan mempengaruhi perilaku individu tersebut secara konsisten dalam waktu yang relatif lama. kepribadian bersifat permanen dan sulit dirubah. bukan berarti tidak bisa dirubah. hal yang dapat merubahnya adalah situasi.

tiga teori kepribadian utama

  1. Teori Kepribadian Freud
  2. Teori Kepribadian Neo-Freud
  3. Teori Ciri

gaya hidup

gaya hidup adalah konsep yang lebih baru dan lebih mudah terukur dibandingkan kepribadian. gaya hidup didefinisikan sebagai pola dimana orang hidup dan menggunakan uang dan waktunya. gaya hidup berbeda dengan kepribadian. namun gaya hidup dan kepribadian saling berhubungan. gaya hidup sering kali digambarkan dengan kegiatan, minat, dan opini dari seseorang. gaya hidup tidak permanen sering berubah.

psikografik adalah suatu instrumen untuk mengukur gaya hidup, yaitu memberikan pengukuran kuantitatif dan bisa dipakai untuk menganalisis data yang sangat besar. studi psikografik terdapat dalam beberapa bentuk :

  1. Profil gaya hidup
  2. profil produk spesifik
  3. studi kepribadian
  4. segmentasi gaya hidup
  5. segmentasi prosuk spesifik

 

Resume Kuliah 1 Perilaku Konsumen

Aditya Setiadi

Departemen Geofisika dan Meteorologi

Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015

Department of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology

Bogor Agricultural University IPB

 

 

Dosen:

Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc

Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. MD Djamaluddin, MSc

Ir. Retnaningsih, MS

 

Tuliskan Informasi Buku yang digunakan sebagai berikut (masukannya gambar bukunya)

Text Book:

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia

ilkom

 

Catatan Kuliah Pertama

Saya Aditya Setiadi mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.  Pada hari Senin, 1 September 2014 saya mengikuti kuliah Perilaku Konsumen sebagai SC. Kuliah ini disampaikan oleh Dosen yang sangat ahli di bidang konsumen, yaitu Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan MSc. Beliau juga menulis buku dengan judul Perilaku Konsumen yang dijadikan buku pegangan untuk mahasiswanya.

sebelum membahas tentang perilaku konsumen kita di suruh bapak ujang untuk menyebutkan satu kata yang berhubungan dengan konsumen pada tiap mahasiswa. jawaban beragama ada yang menyebut diskon, membeli, produksi, dan pasar. bapak ujang akhirnya menjelaskan bahwa perilaku konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal diatas.

perilaku konsumen adalah cabang ilmu sosial yang berasal dari disiplin ilmu psikoloi, sosiologi, ekonomi, dan antropologi. riset perilaku konsumen terdiri atas tiga perspektif : pengambiln keputusan, perspektif eksperensial (pengalaman), dan perspektif pengaruh perilaku. studi perilaku konsumen adalah suatu studi mengenai bagaimana suatu individu membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya yang tersedia (waktu, uang, usaha, dan energi). perilaku konsumen tumbuh dan berkembang karena konsumen memiliki perilaku dan juga perbedaan perilaku.

alasan mempelajari perilaku konsumen

  1. perilaku konsumen menarik dan dinamis dalam menggambarkan perkembangan ekonomi sosial, budaya, teknologi, dan informasi yang terjadi di sekeliling konsumen.
  2. salah satu faktor untuk berkembanga dan tumbuhnya suatu perusahaan
  3. mengetahui potensi perdagangan global
  4. dapat menjadi konsumen yang bijak